Saturday, 19 November 2011

Profile LTQ Ibnu Abbas - Islamabad

Posted by LTQ Islamabad 01:57, under | No comments

PROFIL SINGKAT
LEMBAGA TAHFIZH AL QURAN (LTQ)
IBNU ABBAS ISLAMABAD

1.    Ta’aruf
Lembaga Tahfizh Al Quran Ibnu Abbas Islamabad dibentuk dan disepakati nama, visi dan misi serta program dan kepengurusannya pada musyawarah pertama kali tanggal 2 Sya’ban 1431 H yang dihadiri oleh mayoritas anggota LTQ ini. Berawal dari keinginan dan tujuan bersama serta semangat rekan-rekan untuk menghafal dan mengulang hafalan Al Quran yang pernah mereka miliki, maka beberapa orang menyepakati untuk membentuk satu wadah dalam bentuk halaqoh kecil di mana mereka memiliki kesempatan untuk mengaktualisasikan tujuan itu (menghafal Al Quran), terbentuklah Halaqoh Tahfizh -tanpa memiliki embel-embel nama- pada 1 Oktober 2009 yang hanya terdiri dari 6 orang dengan meyepakati beberapa point penting; memilih Musyrif (Mansur Taswin) dan Koordinator untuk mengkoordinasi program kerja agar tetap berjalan, serta point penting lain, yaitu mengadakan tasmi’ dan muraja’ah juzziyyah (mengulang hafalan satu juz ‘sekali duduk’) sebagai agenda mingguan dan bulanan juga target hafalan yang harus dipenuhi setiap bulannya. Motto slow but sure menjadi landasan para anggota, mengingat kesibukan mereka; baik dalam dunia akademi maupun organisasi, namun tidak mengurangi semangat dan azzam para anggota dalam halaqoh ini.

Wednesday, 2 November 2011

Bukan Sekedar "Bacaan" Biasa

Posted by LTQ Islamabad 13:48, under | No comments

BUKAN SEKEDAR "BACAAN" BIASA

Hamdan Maghribi


Bacalah wahyu dengan Akal dan hukumilah akal dengan Wahyu-Muhammad Imarah


Tanpa bermaksud untuk berapologi ria dengan kejayaan masa lalu umat Islam, mari sejenak kita menoleh kepada lembaran-lembaran sejarah silam dimana disitu tertoreh peradaban Islam yang gemilang. Bukan hanya karena luasnya wilayah pemerintahan namun juga diiringi dengan sumbangan berharga kepada peradaban manusia yang menurut Seyyed Hossein Nasr mencakup segala bidang ilmu pengetahuan. Sungguh diluar jangkauan nalar logis manusia, sebuah peradaban yang gemilang bisa muncul dari tengah gurun pasir yang gersang yang penduduknya dikenal dengan kebengisannya. Peradaban tersebut tidak hanya mengangkat bangsa Arab namun juga menjadi sumber inspirasi perkembangan dunia kontemporer.